Tanaman ubi kayu di Kabupaten Kebumen dibudidayakan pada lahan-lahan kering/marjinal dengan tingkat penerapan teknologi yang rendah bahkan nyaris tanpa sentuhan teknologi. Hasil produksi ubi kayu di Kabupaten Kebumen umumnya dijual dalam bentuk segar, sehingga masih terbuka peluang untuk meningkatkan nilai tambah ubi melalui pengembangan agroindustri ubi kayu. Penelitian ini bertujuan